2017: Rute Kebun Durian Persingkat Surabaya-Malang-Batu Jadi 1,5 Jam

Tak lama lagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur segera menggarap proyek jalan alternatif  Pasuruan-Batu sepanjang 33,91 Kilometer. Dengan jalan tembusan ini, perjalanan dari Pasuruan ke Batu cukup ditempuh 30 menit.

Ilustrasi jalan alternatif ke Batu-Malang.  Foto : Seanuku
Dikutip dari laman E100, Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan bahwa nantinya waktu tempuh Surabaya-Batu tak sampai 1,5 jam.

Menurut Soekarwo, jalan tembus ini diharapkan mampu mengurai kemacetan yang selalu mewarnai jalur Surabaya-Malang. Selain itu, akses yang lebih pendek diharapkan mampu mempercepat jalur transportasi ke arah Malang maupun Batu.

"Nanti Malang Raya itu akan jadi destinasi besar. Pertumbuhan kelas menengah saat ini 13-15 persen berarti wisatawan ke Malang dan Batu akan terus tumbuh," ujarnya usai penandatanganan MoU antara provinsi, Bupati Pasuruan, Bupati Malang dan Walikota Batu di Gedung Negara Grahadi, Senin (25/1/2016)

Pertumbuhan jumlah wisawatan ke Malang Raya ini diharapkan bisa terwadai dengan adanya jalan tembus yang rencannya akan mulai dibangun pada tahun 2017 ini.

Jalan tembus dari Pasuruan ke Batu ini, sepenuhnya akan dibangun dengan sharing pembiayaan dimana pemerintah kabupaten akan melakukan proses pembebasan lahan sedangkan pemerintah provinsi akan dibantu pemerintah pusat mengerjakan proses pengaspalan jalannya.

Soekarwo mengatakan, akses yang akan dibangun ini sebenarnya sudah ada namun jalannya sangat kecil sehingga perlu diperlebar. "Nanti akan dibangun minimal memiliki lebar 7 meter," ujarnya.

Jalan tembus Pasuruan-Batu ini akan memanjang mulai dari Desa Karangsono, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan; menuju ke Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Batu.

RUTE KEBUN DURIAN

Sementara itu, Irsyad Yusuf, Bupati Pasuruan mengatakan bahwa jalan penghubung Pasuruan-Batu ini akan melalui pusat perkebunan durian sehingga akan mampu meningkatkan penghasilan para petani durian.

"Nanti jalannya akan melalui kawasan pertanian hingga bisa mendekatkan potensi yang dimiliki petani dengan para wisatawan," katanya.

Irsyad sendiri mengaku tak hkawatir akan hilangnya potensi pariwisata Pasuruan dengan adanya kemudahan akses ke Batu. "Bukan berarti wisatawan yang akan ke Pasuruan terus beralih ke Batu, tapi Pasuruan itu khas misalnya ada Taman Safari yang itu tidak ada di Batu," kata dia.

Hal yang sama juga diungkapkan Edi Rumpoko, Walikota Batu. Menurut dia, jalan tembus dari Batu ke Pasuruan ini sebenarnya sudah ada sejak lama, namun jalanya masih sangat kecil.

"Dulu jalan ini saya gunakan naik motor trail, jadi ini tinggal melebarkan saja," kata dia.

Edi berharap, jalan tembus yang telah digagas sejak enam tahun lalu ini segera terealisasi sehingga berpotensi meningkatkan kunjungan wisata ke Batu.

Sementara itu jalan tembus yang akan dibangun kali ini akan memanjang jumlah dari Karangsono (Kecamatan Sukorejo); kemudian ke Desa Sumbersuko, Pager, Sekarmojo dan Tejowangi (Purwosari); lantas masuk ke Desa Capang, Gajahrejo, Parerejo dan Sentul (Purwodadi).

Dari Purwodadi Pasuruan ini lantas masuk ke Desa Turirejo, Wonorejo, Ketindan, Kalirejo dan Bedali (Lawang); lantas Desa Toyomarto, Gunungrejo, Klampok, Langlang, Bocek, Tawangargo, dan Donowarih (Singosari). Lantas masuk ke Giripurno (Bumiaji).
2017: Rute Kebun Durian Persingkat Surabaya-Malang-Batu Jadi 1,5 Jam 2017: Rute Kebun Durian Persingkat Surabaya-Malang-Batu Jadi 1,5 Jam Reviewed by Handi Cahyono on 1:21 AM Rating: 5

Latest in Sports